Manisan CARICA khas wonosobo

Pepaya gunung atau carica (Vasconcellea cundinamarcensis, syn. Carica pubescens) adalah kerabat pepaya yang hidup baik di dataran tinggi basah, 1.500-2.000 di atas permukaan laut.

Carica berasal dari dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Pepaya mini ini banyak tumbuh di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Tinggi pohon carica dapat mencapai 5 m dengan 4-7 cabang. Buahnya berbentuk seperti granat dengan panjang 6-15 cm dan lebar diameter 3-8 cm, dengan lima sudut memanjang dari pangkal ke ujung.

Daging buah carica harum dan berwarna kuning kepucatan jika dimakan rasanya asam. Carica jarang dimakan langsung karena dapat menimbulkan rasa gatal di lidah dan lebih aman dan enak jika dibuat manisan.

Manisan carica adalah komoditas khas daerah dataran tinggi Dieng dan Wonosobo. Biasanya dijual dalam kemasan botol ukuran 230 dan 350 gram.

Salah satu penjual pepaya carica asal Dieng adalah Slamet Zainal Abidin. “Setelah jadi manisan rasanya manis dan lezat. Yang paling istimewa adalah air manisan yang terbuat dari biji carica. Selain manis, aromanya juga harum dan mengundang selera. Dan ini adalah oleh-oleh istimewa khas Wonosobo”, ujarnya.

Modal awal yang dikeluarkan Slamet sekitar Rp. 6 juta dan keuntungan yang diperolehnya 25% dari modalnya, atau sekitar Rp. 1.500.000 per minggu. Satu buah botol manisan carica dihargai Rp. 9.000.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: